Posts filed under: ‘morfologi buNga hiaS‘




anthurium

Anthurium

 

 

Anthurium adalah tanaman hias tropis, memiliki daya tarik tinggi sebagai penghias ruangan, karena bentuk daun dan bunganya yang indah, Anthurium yang berdaun indah adalah asli Indonesia, sedangkan yang untuk bunga potong berasal dari Eropa. Di Indonesia tidak kurang terdapat 7 jenis anthurium, yaitu Anthurium cyrstalinum (kuping gajah), Anthurium pedatoradiatum (wali songo), Anthurium andreanum, Anthurium rafidooa, Anthurium hibridum (lidah gajah), Anthurium makrolobum dan Anthurium scherzerianum. Perbanyakan

 


Anthurium dapat diperbanyak dengan 2 cara, yaitu generatif (biji) dan vegetatif (stek).


1. Perbanyakan dengan cara generatif (biji)

Tanaman anthurium memiliki 2 macam bunga (Gambar 1) yaitu bunga jantan dan bunga betina. Bunga jantan ditandai oleh adanya benang sari, sedangkan bunga betina ditandai oleh adanya lendir. Biji diperoleh dengan menyilangkan bunga jantan dan bunga betina. Dengan menggunakan jentik, bunga sari diambil dan dioleskan sampai rata di bagian lendir pada bunga betina. Sekitar 2 bulan kemudian, bunga yang dihasilkan sudah masak, di dalamnya terdapat banyak biji anthurium. Biji-biji tersebut di kupas, dicuci sampai bersih dan diangin-anginkan, kemudian ditabur pada medium tanah halus. Persemaian ditempatkan pada kondisi lembab dan selalu disiram.

2. Perbanyakan dengan cara vegetatif (stek)

Ada 2 cara perbanyakan secara vegetatif, yaitu stek batang dan stek mata tunas. Cara perbanyakan dengan stek batang adalah memotong bagian atas tanaman (batang) dengan menyertakan 1 – 3 akar, bagian atas tanaman ‘yang telah dipotong kemudian ditanam, pada medium tumbuh yang telah disiapkan. Sebaliknya perbanyakan dengan mata tunas adalah mengambil satu mata pada cabang, kemudian menanam mata tunas pada medium tumbuh yang telah disiapkan.

Penyiapan Medium Tumbuh

Berdasarkan kegunaannya, medium tumbuh dibagi menjadi 2 macam, yaitu medium tumbuh untuk persemaian dan untuk tanaman dewasa. Medium tumbuh terdiri dari campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali. Humus atau tanah hutan dan pupuk kandang yang sudah jadi di ayak dengan ukuran ayakan 1 cm, sedangkan pasir kali di ayak dengan ukuran ayakan 3 mm. Humus, pupuk kandang dan pasir kali yang telah di ayak, dicampur dengan perbandingan 5 : 5 : 2. Untuk persemaian, medium tumbuh perlu disterilkan dengan cara mengukus selama satu jam.
Penyiapan Pot

Untuk menanam bunga anthurium, dapat digunakan pot tanah, pot plastik atau pot straso. Pot yang paling baik adalah pot tanah karena memiliki banyak pori-pori yang dapat meresap udara dari luar pot. Apabila digunakan pot yang masih baru, pot perlu direndam dalam air selama 10 menit. Bagian bawah pot diberi pecahan genting/pot yang melengkung, kemudian di atasnya diberi pecahan batu merah setebal 1/4 tinggi pot. Medium tumbuh berupa campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali dimasukkan dalam pot

Pemeliharaan

Setelah tanam, tanaman dipelihara dengan menyiram 1 – 2 kali sehari. Daun yang sudah tua atau rusak karena hama dan penyakit, dipotong agar tanaman tampak bersih dan menarik. Sebaiknya tanaman ini dipelihara di tempat teduh karena tanaman tidak tahan sinar matahari langsung.

 

 

 

Iklan

Add a comment Januari 4, 2009

morFologi buNga-bunGa hiAs

Nama ilmiah : (Gerbera L.)

Nama lokal   : Herbras

Famili           : Asteraceae

 

Syarat Tumbuh :

·                    Suhu

Minimum 13,7-18 derajat C dan maksimum 19,5-30 derajat C. Suhu udara ideal di awal pertumbuhan 22 derajat C. Jika melebihi 35 derajat C, perkecambahan benih akan terganggu.

·                    Kelembapan

Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara

1.900-2.800 mm/tahun.

·                    Cahaya

Menyukai cahaya matahari pagi. Atau pencahayaan buatan 40 watt/m².

·                    Media

Tanah yang baik untuk tanaman hias gerbera yaitu tanah lempung yang berpasir, subur dan banyak mengandung bahan organik atau humus. Penyemaian di bak penyemaian dilakukan dengan media semai berupa campuran tanah yang subur halus, pasir dan pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 1:1:1. Beri sungkup plastik putih tipis agar kelembaban mencapai 98%. Sebelum dimasukkan media semai masukkan selapis pecahan batu bata atau genting kira-kira 1/3 bak pesemaian. Lalu isikan media semai 90%.

Penyemaian secara kultur jaringan : Siapkan media dasar yaitu medium Murashige Skoog.

Penyemaian dengan anakan dilakukan di lahan pembibitan dengan jarak 5 X 10 Cm.

 

·                    Ketinggian Tempat

Di Indonesia di tanam mulai dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian tempat antara 560-1.400 m dpl.

·                    Kebutuhan air

Pada fase awal pertumbuhan tanaman gerbera penyiraman dilakukan 1-2 kali. Pemberian air selanjutnya berangsur-angsur berkurang.

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Tahunan

Berdasarkan Struktur Batang             : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Bunga Potong

Berdasarkan Penempatan                 : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh               : Tegak

 

·                    Cara Perbanyakan :

Generatif dan vegetatif. Perbanyakan vegetatif menggunakan cara kultur jaringan/anakan.

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Rose damascene Mill

Nama lokal   : Mawar

Famili           : Rosacea

 

Syarat Tumbuh :

·                    Suhu       : Temperatur antara 18 – 26°

·                    Kelembapan : RH sekitar 50%

·                    Cahaya    : Menyukai cahaya matahari langsung

·                    Media      : tanah gembur dan berhumus

·                    Ketinggian Tempat       : Rendah – 500 m dpl

·                    Kebutuhan air              : tidak menyukai tanah yang menggenang, jadi kebutuhan airnya sedang.

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Tegak

 

·                    Cara Perbanyakan :

Generatif : perbanyakan dengan biji

Vegetatif : perbanyakan dengan stek dan grafting (mata tempel) yaitu menggunakan batang yang tidak terlalu tua, dipotong sepanjang 20 cm, terdiri dari 3 – 4 mata tunas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Heliconia Sp.

Nama lokal   : Heliconia

Famili           : Heliconiaceae

 

Syarat Tumbuh :

  • Suhu  : 15° C – 29° C.
  • Kelembapan            : (rh) sekitar 60%
  • Cahaya                   : Tanaman yang baru ditanam atau baru dipindah sebaiknya diberi peneduh sekitar 30 – 40%
  • Media                     : Tekstur tanah gembur berupa campuran pasir, pupuk kandang dan tanah
  • Ketinggian Tempat  : 0 – 600 m dpl
  • Kebutuhan air         : 1.000 mm – 15.000 mm per tahun

 

Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Tahunan

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman pot

Berdasarkan Penempatan                 : Indoor

Berdasarkan Cara Tumbuh               : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :

Vegetatif : perbanyakan dengan pemotongan rhizome atau rimpang, pemisahan anakan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Oncidium Cebolleta

Nama lokal   : Anggrek  Oncidium

Famili           : Orchidaceae

 

Syarat Tumbuh

·                     Suhu       :  Baik pada lingkungan agak panas, yaitu kurang lebih 27 ° C

·                     Kelembapan : menyukai kelembaban udara di siang hari 60 –  75 %.

·                     Cahaya    : Sangat menyukai cahaya matahari 60-75%

·                    Media      : Serat Pakis yang telah digodok, kulit kayu yang dibuang getahnya, serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu, ijuk, potongan batang pohon enau, arang kayu, pecahan genting/batu bata.

·                    Ketinggian Tempat       : Rendah – 500 m dpl

·                     Kebutuhan air    : tidak cocok dalam suasana basah terus menerus

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :

Generatif  :  menyilang tanaman

Vegetatif  :  memisahkan rumpun/bulb dengan kultur jaringan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : ( Bougainvillea spectablis)

Nama lokal   : Bugenvil

Famili           : Nyctaginaceae

 

Syarat Tumbuh :

  • Suhu                     : 17 – 28 ° C
  • Kelembapan            : sekitar 40%
  • Cahaya                   : menyukai cahaya matahari penuh
  • Media                     : campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali.
  • Ketinggian Tempat  : 50 – 450 m dpl
  • Kebutuhan air         : sedang, tidak menyukai air yang menggenang

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Herbaseus

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman pergola

Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :

Vegetatif, yaitu dengan cara stek batang

 

 

 

Nama ilmiah : Cryptanthus bromelioides

Nama lokal   :  Bromelia

Famili           : Bromeliaceae

 

Syarat Tumbuh :

·                    Suhu       : 15° C – 21° C)

·                    Kelembapan       : tidak boleh bila air terlalu banyak

·                    Cahaya              : Tanaman membutuhkan matahari langsung, dengan suhu maksimum 24° C

·                    Media      : Campuran cacahan pakis, humus, pupuk kandang; 4 : 2 : 1 setiap 6 – 8 bulan sekali. Dilakukan penggantian media yang sama.

·                    Ketinggian Tempat       : 800 m dpl

·                    Kebutuhan air              : cukup, tidak menyukai air yang menggenang

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Tegak

 

·                    Cara Perbanyakan :

Generatif      : menggunakan biji yang disemai dalam pasir bercampur moss

Vegetatif       : melalui anakan sampingan atau anakan bawah dari buah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Asplenium nidus

Nama lokal   : Kadaka

Famili           : Polypodiaceae

 

Syarat Tumbuh :

·                     Suhu       : 20° C – 30° C

·                    Kelembapan       : Cukup, tidak terlalu lembab

·                    Cahaya    : Tanaman menghendaki tempat yang teduh, tidak langsung kontak dengan matahari

·                    Media                         : campuran humus dan tanah gembur

·                    Ketinggian Tempat       : dataran tinggi dengan banyak pohon peneduh

·                    Kebutuhan air              : Tidak menyukai air yang menggenang

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman pot

Berdasarkan Penempatan                  : Indoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Tegak

 

·                    Cara Perbanyakan : Vegetatif, dengan cara perbanyakan anakan

 

Nama ilmiah : I. coccineaL

Nama lokal   : Soka

Famili           : Rubiaceae

 

Syarat Tumbuh

·         Suhu  : dapat bertahan hingga 45°C

·        Kelembapan            : sekitar 70%

·        Cahaya         : terdapat 2 jenis kebutuhan cahaya, yaitu sinar matahari langsung dan tempat dengan kondisi lembab

·        Media : Baik pada tanah sangat gembur

·        Ketinggian Tempat  : 0 – 400 m dpl

·        Kebutuhan air                   : Menyukai banyak air namun tidak terlalu menggenang

 

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Herbaseus

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Terutama dijadikan tanaman pembatas (screen), pagar hidup serta tanaman hias pot. Bunga potongnya sebagai penghias ruangan dan bunga tabur, yakni berupa potongan tandan bunga atau kuntum bunga sebagai bunga tabur atau bunga rangkai.

Berdasarkan Penempatan                  : outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :

Bibit tanaman soka dapat diproduksi dengan perbanyakan secara vegetatif, terutama berupa setek batang atau cabang. Perbanyakan vegetatif dengan sambungan (okulasi, grafting) belum memberikan hasil yang memuaskan. Perbanyakan tanaman soka secara vegetatif dengan cangkok juga umum dilakukan. Salah satunya lagi dengan cara rundukan, yaitu dengan melakukan

pembengkokan atau pelengkungan cabang, lalu cabang tersebut dibenam atau ditimbun tanah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Cestrum Nocturnum l.

Nama lokal   :  Sedap Malam

Famili           : Amaryllidaceae(Liliaceae)

 

Syarat Tumbuh

·         Suhu           : 13° C – 27° C

·         Kelembapan : 1.900 – 2.500 mm/tahun

·         Cahaya        : Membutuhkan penyinaran penuh

·         Media          : Andosol, Latosol dan Regosol. Pada bunga yang telah dipotong media adalah air dalam vas.

·         Ketinggian Tempat : antara 600 – 1.500 m dpl

·         Kebutuhan air        : membutuhkan penyiraman kontinyu yang sering

dilakukan

·                    Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan                  : Indoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :

Vegetatif : perbanyakan dengan umbi, kebuthan bibit 200.000 umbi/ ha.

Nama ilmiah : Jasminum sambac (L) W. Ait..

Nama lokal   : Melati

Famili           : Oleaceae

 

Syarat Tumbuh :

  • Suhu  : Suhu udara siang hari 28-36 derajat C dan suhu udara malam hari 24-30 derajat C
  • Kelembapan            : Kelembaban udara (RH) yang cocok untuk budidaya tanaman ini 50-80 %.
  • Cahaya                   : Membutuhkan banyak cahaya matahari
  • Media                     :

 1) Tanaman melati umumnya tumbuh subur pada jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK), latosol dan andosol.

2) Tanaman melati membutuhkan tanah yang bertekstur pasir sampai liat, aerasi dan drainase baik, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan memiliki.

  • Ketinggian Tempat  : 10-1.600 m dpl.
  • Kebutuhan air         :

membutuhkan 5–6 bulan basah. Pada fase awal pertumbuhan, tanaman melati membutuhkan ketersediaan air yang memadai. Pengairan perlu secara kontinyu tiap hari sampai tanaman berumur kurang lebih 1 bulan. Pengairan dilakukan 1-2 kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Cara pengairan adalah dengan disiram iar bersih tiap tanam hingga tanah di sekitar perakaran cukup basah.

 

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Herbaseus

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan : Vegetatif, dengan cara stek

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Nama ilmiah : Vinca sp.

Nama lokal   : Tapak Dara

Famili           : Apocynaceae

 

Syarat Tumbuh :

  • Suhu                      : 13° C – 27° C
  • Kelembapan            : 50 – 80 %
  • Cahaya                   : Tidak membutuhkan penyinaran penuh
  • Media                     : menyukai gembur dan banyak humus
  • Ketinggian Tempat  : < 1.500 m dpl
  • Kebutuhan air         : 1.900 – 2.500 mm/tahun

 

Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan                 : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh               : Bergerombol

 

·                    Cara Perbanyakan :Generetif dengan biji, vegetatif dengan stek dan anakan

Add a comment Januari 4, 2009

morFologi buNga-bunGa hiaS

Nama ilmiah : (Gerbera L.)

Nama lokal : Herbras

Famili : Asteraceae

Syarat Tumbuh :

  • Suhu

Minimum 13,7-18 derajat C dan maksimum 19,5-30 derajat C. Suhu udara ideal di awal pertumbuhan 22 derajat C. Jika melebihi 35 derajat C, perkecambahan benih akan terganggu.

  • Kelembapan

Curah hujan yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman ini berkisar antara 1.900-2.800 mm/tahun.

  • Cahaya

Menyukai cahaya matahari pagi. Atau pencahayaan buatan 40 watt/m².

  • Media

Tanah yang baik untuk tanaman hias gerbera yaitu tanah lempung yang berpasir, subur dan banyak mengandung bahan organik atau humus. Penyemaian di bak penyemaian dilakukan dengan media semai berupa campuran tanah yang subur halus, pasir dan pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 1:1:1. Beri sungkup plastik putih tipis agar kelembaban mencapai 98%. Sebelum dimasukkan media semai masukkan selapis pecahan batu bata atau genting kira-kira 1/3 bak pesemaian. Lalu isikan media semai 90%. Penyemaian secara kultur jaringan : Siapkan media dasar yaitu medium Murashige Skoog. Penyemaian dengan anakan dilakukan di lahan pembibitan dengan jarak 5 X 10 Cm.

  • Ketinggian Tempat

Di Indonesia di tanam mulai dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian tempat antara 560-1.400 m dpl.

  • Kebutuhan air

Pada fase awal pertumbuhan tanaman gerbera penyiraman dilakukan 1-2 kali. Pemberian air selanjutnya berangsur-angsur berkurang.

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Tahunan

Berdasarkan Struktur Batang             : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Bunga Potong

Berdasarkan Penempatan                 : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh               : Tegak

  • Cara Perbanyakan :

Generatif dan vegetatif. Perbanyakan vegetatif menggunakan cara kultur jaringan/anakan.

Nama ilmiah : Rose damascene Mill

Nama lokal : Mawar

Famili : Rosacea

  • Syarat Tumbuh :

Suhu : Temperatur antara 18 – 26°

Kelembapan : RH sekitar 50%

Cahaya : Menyukai cahaya matahari langsung

Media : tanah gembur dan berhumus

Ketinggian Tempat : Rendah – 500 m dpl

Kebutuhan air : tidak menyukai tanah yang menggenang, jadi kebutuhan airnya sedang.

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh                : Tegak

  • Cara Perbanyakan :

Generatif : perbanyakan dengan biji

Vegetatif : perbanyakan dengan stek dan grafting (mata tempel) yaitu menggunakan batang yang tidak terlalu tua, dipotong sepanjang 20 cm, terdiri dari 3 – 4 mata tunas.

Nama ilmiah : Heliconia Sp.

Nama lokal : Heliconia

Famili : Heliconiaceae

Syarat Tumbuh :

  • Suhu : 15° C – 29° C.
  • Kelembapan : (rh) sekitar 60%
  • Cahaya : Tanaman yang baru ditanam atau baru dipindah sebaiknya diberi peneduh sekitar 30 – 40%
  • Media : Tekstur tanah gembur berupa campuran pasir, pupuk kandang dan tanah
  • Ketinggian Tempat : 0 – 600 m dpl
  • Kebutuhan air : 1.000 mm – 15.000 mm per tahun

Penggolongan Tanaman :

  • Berdasarkan Umur : Tahunan
  • Berdasarkan Struktur Batang : Woody
  • Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Tanaman pot
  • Berdasarkan Penempatan : Indoor
  • Berdasarkan Cara Tumbuh : Bergerombol

Cara Perbanyakan :

Vegetatif : perbanyakan dengan pemotongan rhizome atau rimpang, pemisahan anakan.

Nama ilmiah : Oncidium Cebolleta

Nama lokal : Anggrek  Oncidium

Famili : Orchidaceae

  • Syarat Tumbuh :

Suhu :  Baik pada lingkungan agak panas, yaitu kurang lebih 27 ° C

Kelembapan: menyukai kelembaban udara di siang hari 60 –  75 %.

Cahaya : Sangat menyukai cahaya matahari 60-75%

Media : Serat Pakis yang telah digodok, kulit kayu yang dibuang getahnya, serabut kelapa yang telah direndam air selama 2 minggu, ijuk, potongan batang pohon enau, arang kayu, pecahan genting/batu bata.

Ketinggian Tempat : Rendah – 500 m dpl

Kebutuhan air : tidak cocok dalam suasana basah terus menerus

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Berbatang menjalar

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Bergerombol

  • Cara Perbanyakan :

Generatif  :  menyilang tanaman

Vegetatif  :  memisahkan rumpun/bulb dengan kultur jaringan

Nama ilmiah : ( Bougainvillea spectablis)

Nama local : Bugenvil

Famili : Nyctaginaceae

Syarat Tumbuh :

  • Suhu                     : 17 – 28 ° C
  • Kelembapan            : sekitar 40%
  • Cahaya                   : menyukai cahaya matahari penuh
  • Media                     : campuran humus, pupuk kandang dan pasir kali.
  • Ketinggian Tempat  : 50 – 450 m dpl
  • Kebutuhan air         : sedang, tidak menyukai air yang menggenang

Penggolongan Tanaman :

  • Berdasarkan Umur                           : Perenial
  • Berdasarkan Struktur Batang             : Herbaseus
  • Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman pergola
  • Berdasarkan Penempatan                  : Outdoor
  • Berdasarkan Cara Tumbuh                : Bergerombol

Cara Perbanyakan :

  • Vegetatif, yaitu dengan cara stek batang

Nama ilmiah : Cryptanthus bromelioides

Nama local :  Bromelia

Famili : Bromeliaceae

  • Syarat Tumbuh :

Suhu : 15° C – 21° C)

Kelembapan : tidak boleh bila air terlalu banyak

Cahaya : Tanaman membutuhkan matahari langsung, dengan suhu maksimum 24° C

Media : Campuran cacahan pakis, humus, pupuk kandang; 4 : 2 : 1 setiap 6 – 8 bulan sekali. Dilakukan penggantian media yang sam

Ketinggian Tempat: 800 m dpl

Kebutuhan air : cukup, tidak menyukai air yang menggenang

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Tegak

  • Cara Perbanyakan :

Generatif      : menggunakan biji yang disemai dalam pasir bercampur moss

Vegetatif       : melalui anakan sampingan atau anakan bawah dari buah

Nama ilmiah : Asplenium nidus

Nama lokal : Kadaka

Famili : Polypodiaceae

  • Syarat Tumbuh :

Suhu : 20° C – 30° C

Kelembapan: Cukup, tidak terlalu lembab

Cahaya : Tanaman menghendaki tempat yang teduh, tidak langsung kontak dengan matahari

Media : campuran humus dan tanah gembur

Ketinggian Tempat : dataran tinggi dengan banyak pohon peneduh

Kebutuhan air : Tidak menyukai air yang menggenang

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman pot

Berdasarkan Penempatan : Indoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Tegak

  • Cara Perbanyakan : Vegetatif, dengan cara perbanyakan anakan

Nama ilmiah : I. coccineaL

Nama lokal : Soka

Famili : Rubiaceae

  • Syarat Tumbuh

Suhu : dapat bertahan hingga 45°

Kelembapan : sekitar 70%

Cahaya : terdapat 2 jenis kebutuhan cahaya, yaitu sinar matahari langsung dan tempat dengan kondisi lembab

Media : Baik pada tanah sangat gembur

Ketinggian Tempat : 0 – 400 m dpl

Kebutuhan air : Menyukai banyak air namun tidak terlalu menggenang

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Herbaseus

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Terutama dijadikan tanaman pembatas (screen), pagar hidup serta tanaman hias pot. Bunga potongnya sebagai penghias ruangan dan bunga tabur, yakni berupa potongan tandan bunga atau kuntum bunga sebagai bunga tabur atau bunga rangkai.

Berdasarkan Penempatan : outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Bergerombol

  • Cara Perbanyakan :

Bibit tanaman soka dapat diproduksi dengan perbanyakan secara vegetatif, terutama berupa setek batang atau cabang. Perbanyakan vegetatif dengan sambungan (okulasi, grafting) belum memberikan hasil yang memuaskan. Perbanyakan tanaman soka secara vegetatif dengan cangkok juga umum dilakukan. Salah satunya lagi dengan cara rundukan, yaitu dengan melakukan

pembengkokan atau pelengkungan cabang, lalu cabang tersebut dibenam atau ditimbun tanah.

Nama ilmiah : Cestrum Nocturnum l.

Nama lokal :  Sedap Malam

Famili : Amaryllidaceae(Liliaceae)

  • Syarat Tumbuh

·         Suhu : 13° C – 27° C

·         Kelembapan : 1.900 – 2.500 mm/tahun

·         Cahaya : Membutuhkan penyinaran penuh

· Media : Andosol, Latosol dan Regosol. Pada bunga yang telah dipotong media adalah air dalam vas.

·         Ketinggian Tempat : antara 600 – 1.500 m dpl

·         Kebutuhan air        : membutuhkan penyiraman kontinyu yang sering dilakukan

  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Bunga potong

Berdasarkan Penempatan : Indoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Bergerombol

  • Cara Perbanyakan :

Vegetatif : perbanyakan dengan umbi, kebuthan bibit 200.000 umbi/ ha.

Nama ilmiah : Jasminum sambac (L) W. Ait..

Nama lokal : Melati

Famili : Oleaceae

Syarat Tumbuh :

  • Suhu : Suhu udara siang hari 28-36 derajat C dan suhu udara malam hari 24-30 derajat C
  • Kelembapan : Kelembaban udara (RH) yang cocok untuk budidaya tanaman ini 50-80 %.
  • Cahaya                   : Membutuhkan banyak cahaya matahari
  • Media                     :

1) Tanaman melati umumnya tumbuh subur pada jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK), latosol dan andosol.

2) Tanaman melati membutuhkan tanah yang bertekstur pasir sampai liat, aerasi dan drainase baik, subur, gembur, banyak mengandung bahan organik dan memiliki.

  • Ketinggian Tempat  : 10-1.600 m dpl.
  • Kebutuhan air : membutuhkan 5–6 bulan basah. Pada fase awal pertumbuhan, tanaman melati membutuhkan ketersediaan air yang memadai. Pengairan perlu secara kontinyu tiap hari sampai tanaman berumur kurang lebih 1 bulan. Pengairan dilakukan 1-2 kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Cara pengairan adalah dengan disiram iar bersih tiap tanam hingga tanah di sekitar perakaran cukup basah.
  • Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang : Herbaseus

Berdasarkan Tujuan Penggunaan : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh : Bergerombol

  • Cara Perbanyakan : Vegetatif, dengan cara stek

Nama ilmiah : Vinca sp.

Nama lokal : Tapak Dara

Famili : Apocynaceae

Syarat Tumbuh :

  • Suhu                      : 13° C – 27° C
  • Kelembapan            : 50 – 80 %
  • Cahaya                   : Tidak membutuhkan penyinaran penuh
  • Media                     : menyukai gembur dan banyak humus
  • Ketinggian Tempat  : < 1.500 m dpl
  • Kebutuhan air         : 1.900 – 2.500 mm/tahun

Penggolongan Tanaman :

Berdasarkan Umur                           : Perenial

Berdasarkan Struktur Batang             : Woody

Berdasarkan Tujuan Penggunaan      : Tanaman Pergola

Berdasarkan Penempatan                 : Outdoor

Berdasarkan Cara Tumbuh               : Bergerombol

Cara Perbanyakan : Generetif dengan biji, vegetatif dengan stek dan anakan

Add a comment Januari 4, 2009

Laman

Kategori

Tautan

Meta

Kalender

Juni 2018
S S R K J S M
« Jan    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Posts by Month

Posts by Category